KITAB
SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja
Katolik | |
|
209. Kallikstus III (1455-1458)
Kallikstus lahir di Jativa dekat Valencia Spanyol pad 31 Desember 1378. Dulu ia bernama Alfosus Borgia. Ia adalah seorang hakim terkenal dan menjadi penasihat Raja Alfonsus V dari Aragon. Sahabatnya, St. Vinsensius Ferrer sudah lama sebelumnya meramalkan pemilihannya sebagai paus. Ia terpilih menjadi paus pad 20 April 1455. Ia terobsesi dengan gagasan memperoleh kembali Konstantinopel dan Tanah Suci serta menundukkan bangsa Turki yang menjadi ancaman bukan hanya di bidang agama tetapi juga bidang perdagangan dan ekonomi masyarakat Kristiani. Ia berusaha meyakinkan para pangeran Kristen, mendesak mreka untuk bersatu melawan musuh bersama. Tidak banyak yang peduli dengannya, sehingga ia sendiri mempersenjatai sebuah armada yang mengarungi laut Mediteran dan Aegean untuk menghadang kapal-kapal Turki. Ia cukup sukses. Ia juga mengadakan sebuah pasukan darat yang memukul mundur paskan Turki di Belgrade (1456). Untuk mengenang kemenangan tersebut, Paus Kallikstus menetapkan hari Transfigurasi (Yesus menampakan kemuliaanNYa) sebagai hari raya dan menetapkan pembacaan doa Angelus setiap hari, pada tengah hari, sambil lonceng gereja dibunyikan. Ia dengan senang hati menerima dan mendukung siapa saja yang setia pada perjuangan melawan bangsa Turki – secara khusus pahlawan Albania, George Castriota Skanderberg – yang menentang bangsa Ottoman di Balkan. Ia mengumandangkan si cilik Jeanne d’Arc yang telah dibakar di perapian sebagai tukang sihir dan heretic. Paus Kallistus berupaya untuk pembangunan komunitas Kristiani di Swedia dan Denmark. Ia menetapkan St. Osmund dari Salisbury dan St. Vinsensius Ferrer sebagai orang suci. Paus Kallisktus wafat pada 6 Agustus 1458.
|